Friday, January 23, 2015

Tempest (Tempest #1)

image

Another Time Travel Story with different concept with what I've read before (Sok Inggris biar keren).

Tempest bercerita tentang seorang anak sembilan belas tahun, Jackson Meyer yang bisa menjelajahi waktu. Kejadian bermula saat orang asing masuk ke dalam kamarnya dan menembak dirinya. Dia berhasil melarikan diri dengan berpindah ke waktu dua tahun sebelum kejadian tersebut. Tapi anehnya, apabila sebelumnya dia selalu kembali ke masa dia berasal, kali ini dia terjebak di masa itu kemanapun dia "pergi".

Misteripun mulai terkuak berkenaan dengan identitasnya, kecurigaan siapa sebenarnya ayahnya dan kenapa dirinya memiliki kemampuan seperti itu.

Kejadian demi kejadian membuat dia berusaha untuk memperbaiki masa lalu demi masa depan dirinya.

Berbeda dengan konsep Time Travel yang sudah saya baca lainnya, Julie Cross menorehkan menuliskan hal bahwa apa yang terjadi di masa lalu tinggal di masa lalu tidak akan mempengaruhi masa depan dan hanya para penjelajah saja yang akan berhasil mengingatnya.




Saya suka membaca buku ini, terlepas dari beberapa roman yang menghiasi buku ini, konsep time travelnya mengingatkan saya akan tulisan James Dasher, The 13th Reality. Persamaan keduanya untuk sementara ini adalah hal yang terjadi tidak akan bercampur bersinggungan satu sama lain karena mereka memliki timeline sendiri-sendiri.

No comments:

Post a Comment